
Sang surya tersenyum diufuk sebelah timur..cahayanya menyinari alam tuhan..burung2 bernyanyi dengan merdu..berlarian riang gembira,terbang diantara pucuk2 cemara..semua kembali setelah beberapa hari ini alam bermuram durja diselimuti kabut dan awan tipis.memang sekarang lg musim penghujan,dimana2 ada genangan air,jalan jd becek membuat sendal dan sepatu menjadi tebal karena tanah basah yg melekat.apalagi dikampung kami ini,jln nya blom tersentuh oleh yg namanya aspal.sehingga dikala musim hujan seperti sekarang ini semua jd berlumpur.jalan jd berlobang setelah digilas mobil atau motor.memang kampung kami ini agak sedikit terbelakang dr kampung tetangga.semua fasilitas umum masih sekadarnya.seperti sekolahan puskesmas atau pun tempat umum lainnya.
Dulu ada pejabat pemerintah mensurver desa kami ini dan pernah menjanjikan akan disediakan nya perlengkapan umum disini.karna menurut beliau desa kami punya potensi alam yg bisa dikembangkan.emang si kampung kami ini adalah lahan yg sangat strategis dan subur.letak nya ngk terlalu jauh dari jln besar atau jalan utama.penduduk nya lumayan padat,dan rata2 rajin giat dalam mengolah tanah garapan masing2.selain itu hutan kami yg lebat blom tersentuh oleh pencari kayu dr pabrik manapun.kami jg senantiasa menjaga kelestarian nya,selain hutan itu berada dikaki gunung tempat kami tinggal yg merupakan tersimpan nya air hujan yg kalau ngk ada akan menyebab kan banjir.pohon2 nya besar2 dan tinggi menjulang kelangit.ranting2 dan dahan 2 yg patah bisa dimamfaatkan menjadi kayu bakar.sementara diantara ruang nya pun banyak ditanami oleh masyarakat setempat seperti singkong dan lain2.pokok nya masih murni da asri desa kami ini.blom tersentuh oleh limbah dan perdaban jaman sekarang.apabila malam udaranya angat dingin,desau angin membuat para penduduk enggan untuk keluar rumah.selain gelap karna ngk ada listrik.paling cuma cahaya obor yg tersampir disetiap salah satu sudut rumah penduduk.tp walau pun begitu kampung kami selalu aman walau hanya ada beberapa orng pemuda dan bapak2 yg selalu ada meronda disetiap malam nya.
Jiwa kebersamaan dan kekeluargaan yg sangat tinggi diantara kami lah yg membuat desa kami ini selalu damai dan tentram.dikala siang hari terlihat ibu2 yg menjemur padi dipekarangan rumah dan para gadis remaja yg menunbuk padi.dan terlihat bocah2 kecil yg bermain dg riang gembira.membuat suasana begitu mengharu biru memandang nya.benar2 kampung yg masih perawan dan nyaman.
Seperti pada pagi ini.setelah habis diguyur hujan yg lumayan lebat semalam.orng2 sudah memulai lg aktifitas masing2,ada yg berangkat kesawah dan keladang.ada yg berjalan kekali untuk mencuci,dan ada anak2 yg berangkat sekolah k kampung sebelah.pokok nya seperti biasa dan selalu begitu setiap harinya. Pernah aku berfikir kalo suatu saat pihak kota datang k desa kami ini dan mereka melihat kondisi kami disini.dan berniat menjadikan desa yg sekarang belum tersentuh kemajuan tekhnologi moderen.apakah kah yg akan terjadi?bisa2 alam yg kami yg sejuk dan nyaman ini dipenuhi asap pabrik dan bising nya suara kendaraan yg lalu lalang...oh sungguh tidak terbayangkan oleh ku,udara yg sejuk berubah menjadi gersang,pohon2 yg rindang musnah karena ditebang buat mendirikan pabrik,gedung dan banyak lagi.dan sungai yg jernih dipenuhi limbah2,serta sampah2 yg mengapung dan bau ....oh alangkah mengerikan nya..
Memang ada untung nya jg,tapi lebih banyak rugi nya menurut pemikiran ku yg masih awam ini.ketakutan setiap org yg ngak mau kehilangan kepribadian nya,lingkungannya dan masa depan tanah leluhur mereka.tp sampai kapan kah semua akan bisa bertahan seperti ini?tidak ada yg tau pastinya.mungkin suatu saat desa yg sedikit terbelakang seperti sekarang ini,dimasa depan akan menjadi pusat semua kesibukan dan perekonomian dan ,tempat bermukimnya org2 terpelajar dan orng berdasi.tidak akan ditemukan lg udara yg sejuk,sungai yg mengalir jernih dan pohon rindang tempat berteduh dikala musim kemarau....semua akan sirna ditelan tekhnologi dan peradaban kota...begitu kejam kadang hidup ini terasa.begitu gampang nya semua berubah,begitu semena2 nya merenggut segalanya..tak terasa sepasang telaga mengalir hangat dari kedua mataku seiring kesadaran ku dr lamunan yg membuat ku tertawa sendiri....untung cuma lamunan kataku.....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar